Seminar Smart Parenting MI Al-Hidayah Tarik: Kendalikan Gadget, Bentuk Generasi Madrasah yang Hebat
Kegiatan Sekolah
10 Sep 2026, 2 days ago
A
Admin Madrasah
60 views

Seminar Smart Parenting MI Al-Hidayah Tarik: Kendalikan Gadget, Bentuk Generasi Madrasah yang Hebat

Tarik, 10 September- MI Al-Hidayah Tarik menggelar Seminar Smart Parenting dengan tema “Kendalikan Gadget, Bentuk Generasi Madrasah yang Hebat” Kegiatan tersebut ditujukan khususnya kepada wali murid kelas 1 dan diikuti oleh seluruh bapak dan ibu guru MI Al-Hidayah Tarik.
Seminar dilaksanakan pada Kamis, 10 September 2026, bertempat di Aula Serbaguna MI Al-Hidayah Tarik, mulai pukul 08.00 WIB hingga 10.30 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Madrasah ibu Hj. Hanik Munaddifah, S.Pd., M.Pd.,  serta bapak Komite Madrasah H. M. Said Asy’ari, S.Pd.I.
Kegiatan parenting ini menghadirkan Bapak Adi Nur Santo, S.Pd. Sebagai narasumbernya, beliau seorang praktisi terapi kecanduan HP. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak para orang tua untuk lebih memahami kebiasaan anak dalam menggunakan gadget serta pentingnya membangun kedekatan dan komunikasi yang baik antara orang tua dengan anak.
Menurut Bapak Adi, pendekatan kepada anak perlu dilakukan dengan cara yang nyaman dan tidak selalu menggunakan larangan atau hukuman. Orang tua perlu mengetahui penyebab anak sulit lepas dari HP serta membangun hubungan yang membuat anak merasa aman untuk berkomunikasi dengan orang tuanya.
Salah satu materi yang diperkenalkan dalam seminar adalah pendekatan melalui hipnotis, yang dalam kegiatan tersebut dijelaskan sebagai teknik relaksasi dan pemberian sugesti dengan melibatkan kondisi alam bawah sadar. Pemateri menjelaskan beberapa tahapan yang digunakan, yaitu pra-induksi, induksi, deepening, sugesti, dan terminasi.
Pada tahap pra-induksi, seseorang diarahkan dari kondisi sadar menuju keadaan yang lebih rileks dengan suasana yang nyaman. Selanjutnya, tahap induksi merupakan proses memasuki kondisi bawah sadar. Tahap deepening dilakukan dengan membawa seseorang menuju kondisi relaksasi yang lebih dalam. Setelah itu, pada tahap sugesti, diberikan instruksi atau pesan positif yang sesuai dengan tujuan. Tahap terakhir adalah terminasi, yaitu proses membawa seseorang kembali dari kondisi relaksasi menuju keadaan sadar.
Dalam seminar juga dijelaskan bahwa proses hipnotis membutuhkan beberapa syarat, di antaranya adanya izin atau persetujuan, kemauan dari orang yang mengikuti proses, serta kemampuan untuk fokus dan berimajinasi. Dengan demikian, proses tersebut tidak dilakukan secara memaksa, tetapi membutuhkan kesediaan dari individu yang bersangkutan.
Selain membahas penggunaan gadget, pemateri juga menyampaikan bahwa teknik hipnotis atau sugesti dapat digunakan dalam berbagai konteks pengembangan diri dan relaksasi, seperti membantu mengurangi kebiasaan penggunaan HP yang berlebihan, mengelola pikiran dan perasaan, serta membantu menghadapi kesulitan tidur. Pemateri juga menyampaikan berbagai penerapan lainnya sesuai kebutuhan dan kondisi seseorang.
Kepala MI Al-Hidayah Tarik, Hj. Hanik Munaddifah, S.Pd., M.Pd., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab madrasah, tetapi juga membutuhkan peran aktif dari orang tua.
“Anak-anak kita saat ini tumbuh di tengah perkembangan teknologi yang sangat cepat. Karena itu, kita tidak cukup hanya mengatakan kepada anak untuk tidak menggunakan HP. Orang tua perlu hadir, mendampingi, memberikan contoh, dan membangun komunikasi yang baik dengan anak. Harapannya, melalui kegiatan ini, wali murid mendapatkan bekal untuk bersama-sama membentuk generasi madrasah yang hebat, berkarakter, dan tetap mampu memanfaatkan teknologi secara bijak,” kata beliau.
Sementara itu, H. M. Said Asy’ari, S.Pd.I., selaku Komite Madrasah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan parenting tersebut. Menurutnya, kerja sama antara madrasah dan orang tua sangat penting dalam menghadapi tantangan pendidikan anak di era digital.
“Madrasah dan orang tua harus berjalan bersama. Anak tidak cukup hanya diberikan pendidikan di sekolah, tetapi juga membutuhkan pendampingan dan keteladanan di rumah. Semoga seminar ini dapat memberikan pemahaman kepada para wali murid agar lebih dekat dengan anak dan mampu mendampingi penggunaan gadget dengan bijak,” kata beliau.
Seminar berlangsung dengan penuh antusias. Para wali murid mengikuti materi yang disampaikan dengan seksama dan mendapatkan berbagai wawasan mengenai cara membangun kedekatan dengan anak di tengah tantangan penggunaan gadget.
Melalui kegiatan Smart Parenting ini, MI Al-Hidayah Tarik berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara madrasah dan keluarga. Dengan pendampingan yang tepat, penggunaan teknologi diharapkan tidak menjadi penghambat tumbuh kembang anak, tetapi dapat diarahkan menjadi sarana yang mendukung proses belajar dan perkembangan mereka.

Kegiatan Sekolah

Bagikan artikel ini

WhatsApp